intip-intip chevrolet spin 1.2 lt mt 2013 – 14 september 2013

This slideshow requires JavaScript.

di sela-sela mengikuti rangkaian sesi pada kegiatan test drive chevrolet spin bersama sejumlah kompasianer pada hari sabtu, 14 september 2013, penulis sempat sedikit mengamati sejumlah pernik fitur dan impresi berkendara chevrolet spin yang menjadi tunggangan, yaitu chevrolet spin 1.2 lt mt rakitan tahun 2013, yang bertransmisi manual 5 percepatan dan berwarna black sapphire.

di sisi exterior, secara umum tarikan garis body cukup dinamis dengan variasi body terkesan sedikit menggembung di bagian atas fender roda depan dan belakang.
warna black sapphire mewarnai sekujur badan mobil termasuk bumper depan-belakang dan door outside handle.
selain warna black sapphire, variasi warna body lain adalah warna mond gray metallic, very berry red metallic, macaw blue metallic, switchblade silver metallic dan summit white.
dual port grille berwarna hitam yang merupakan ciri khas kendaraan chevrolet keluaran terakhir turut menghiasi bagian depan mobil tersebut.

foglamp berbentuk bulat terpasang di bagian bawah bumper depan dan ada tambahan lampu sein pada bagian atas fender roda depan. di bagian belakang terdapat tambahan high mount stop lamp, terpasang di sisi bagian dalam kaca belakang.

lingkar roda standar pabrik menggunakan velg alloy dan ban standar berukuran 195/65r15 menggunakan merk gt radial champiro eco.
untuk pengereman, unit lt menggunakan rem cakram pada roda depan dan rem tromol / drum pada roda belakang.

di sisi interior, kombinasi warna hitam dan abu-abu dominan di sekeliling kabin, utamanya pada dashboard, bagian doortrim dan warna jok. untuk varian lt, material jok menggunakan bahan jok dari fabric berwarna abu-abu.

dashboard menggunakan model ‘dual-cockpit’ dan penempatan tempat duduk menganut model ‘theatre style’, yaitu posisi jok baris ke-2 dan ke-3 yang lebih tinggi.

head unit standar menggunakan ukuran double din dengan 4 speaker terpasang di masing-masing pintu dan dilengkapi dengan koneksi bluetooth, usb dan aux in.
sejumlah titik tempat penyimpanan berada di sekeliling kabin seperti tempat botol di keempat pintu dan dinding area penumpang baris ketiga, glove box pada dashboard sebelah kiri dan sejumlah laci di bagian bawah glove box dan samping head unit.
meter cluster ( speedometer, tachometer dan petunjuk lainnya ) menggunakan kombinasi, yaitu model analog untuk tachometer dan model digital untuk speedometer.

untuk menambah kenyamanan penumpang, unit tersebut dilengkapi dengan perangkat ac / penyejuk ruangan double blower yang dilengkapi dengan ac outlet di setiap baris kursi penumpang. untuk penumpang depan, ac outlet disematkan di bagian tengah dan kiri-kanan dashboard, untuk baris ke-2 dan ke-3, ac outlet tertanam rapi pada atap / plafon kabin.

dilanjutkan dengan membuka kap mesin, chevrolet spin tersebut menggunakan mesin 4 silinder dohc 16 valve dual vvt-i 1200 cc ( 1229 cc tepatnya ), berpenggerak roda depan, mampu menghasilkan tenaga 86 ps pada 5600 rpm dan torsi sebesar 115 nm pada 4000 rpm. dan tangki bahan bakar berkapasitas 50 liter.

selama sehari berkencan dengan chevrolet spin, sejumlah kesan penulis dapatkan, kira-kira sebagai berikut :

– perpaduan sasis monokok dan kaki-kaki seperti suspensi dan roda terhitung berhasil menghasilkan kestabilan dan pengendalian yang mantap.
selama berkendara di jalur tol, chevrolet spin terhitung stabil pada kecepatan tinggi, dan pada kecepatan rendah atau jalur jalan yang berkondisi kurang baik, peredaman suspensi masih memadai, walaupun tentunya masih belum bisa menyamai suspensi sedan.

– tingkat kesenyapan kabin cukup baik dan nampaknya ditunjang oleh pilihan bannya juga. suara deru ban baru mulai signifikan terdengar di kecepatan 100 km / jam keatas.

– kualitas keluaran dari sistem audio standar terhitung lumayan bagus, reproduksi suara bernada rendah terdengar cukup bulat. nampaknya cukup hanya dengan ditambah power amplifier saja, hasilnya akan semakin optimal, mengingat mungkin akan sedikit sulit untuk mencari head unit alternatif dikarenakan pada head unit standar tersebut juga digunakan untuk men-setting sejumlah fitur kendaraan seperti chime volume, metode penguncian kunci pintu dan lain sebagainya.

– ‘theatre style’ seating position memungkinkan penumpang baris ke-2 dan ke-3 mendapatkan ruang pandang kedepan dan sekeliling lebih luas.
nampaknya posisi jok pengemudi dan penumpang depan relatif merapat ke tengah, bagus untuk penumpang baris ke-2 untuk memudahkan melihat kedepan tidak perlu harus condong ke arah tengah, tetapi perlu sedikit pembiasaan bagi penumpang bagian depan utamanya bagi pengemudi atau penumpang depan bertubuh tinggi karena bisa sering bersenggolan lengan bila belum terbiasa.
kemudian untuk jok penumpang baris ke-2, mungkin bila sandarannya bisa sedikit lebih rebah akan lebih nyaman.
dan untuk pelipatan jok baris ke-2, 60/40, bagian yang lebar ada di sebelah kiri, sehingga untuk melipatnya perlu sedikit tambahan tenaga, akan lebih baik bila posisi dibalik menjadi 40/60 mengingat penumpang di indonesia akan lebih banyak keluar masuk dari sisi kiri mobil.

– tambahan ac outlet untuk penumpang baris ke-3 terhitung efektif, kinerja piranti ac bisa lebih merata ke seluruh kabin. dan sejauh ini, baru chevrolet spin yang mengaplikasikannya.

– sejumlah penempatan fitur yang tidak biasa ada di chevrolet spin, oleh karena itu perlu pembiasaan, seperti posisi tuas central door lock ada di konsol tengah di bawah head unit.
tuas head lamp berada di dinding dashboard sebelah kanan di sebelah belakang lingkar setir.
tuas pengatur posisi spion samping terpasang di ujung jendela kaca depan sebelah kanan.
dan posisi gigi transmisi mundur ada di sebelah kiri gigi transmisi 1, untuk masuk ke gigi transmisi mundur harus menarik cincin di bagian bawah tongkat transmisi, baru setelah itu geser tongkat transmisi ke paling kiri.

– pada chevrolet spin tipe lt yang penulis tumpangi, hanya menemukan 1 buah lampu kabin, ada di bagian paling depan di atas spion tengah, penulis tidak menemukan lampu kabin di posisi lain, akan sedikit menyulitkan bila akan mencari barang di bagian tengah apalagi belakang di saat kurang cahaya.

– pada saat menarik tuas door handle bagian luar yang bertipe ‘flap-out’, penulis rasakan agak ringkih, sepertinya perlu material yang lebih kuat. akan jauh lebih manis lagi seandainya tuas pintunya menggunakan model ‘grip type’ seperti yang sedang tren di saat ini.

demikian sekilas hasil pengamatan singkat mengenai chevrolet spin 1.2 lt mt 2013, mudah-mudahan bermanfaat…

trims…

note :
info spesifikasi lebih lanjut mengenai chevrolet spin bisa didapatkan di :
http://www.chevrolet.co.id/cars/spin/model-overview.html
http://blog.amzas.com/wp-content/uploads/2013/09/Leaflet_Spin-2013-from-chevrolet.co_.id-per-130914.pdf

catatan perjalanan test drive chevrolet spin bisa dibaca di :
http://blog.amzas.com/2013/09/17/sehari-menjajal-chevrolet-spin-bersama-kompasiana-14-september-2013/
http://teknologi.kompasiana.com/otomotif/2013/09/17/sehari-menjajal-chevrolet-spin-bersama-kompasiana-590732.html

info mengenai chevrolet spin di media internet lainnya sebagai berikut :
http://teknologi.kompasiana.com/otomotif/2013/09/24/intip-intip-chevrolet-spin-12-lt-mt-2013-592549.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Chevrolet_Spin
http://www.dapurpacu.com/seberapa-unggul-chassis-monocoque-pada-chevy-spin/
http://otomotif.kompas.com/read/2013/02/20/6728/Kesan.Pertama.Merasakan.Chevrolet.Spin
http://oto.detik.com/read/2013/03/18/170232/2197082/1216/kesan-pertama-jajal-chevy-spin-di-solo
http://blog.kompasiana.com/2013/10/07/inilah-3-pemenang-test-drive-chevrolet-spin-596493.html

 

This entry was posted in Chevrolet, Otomotif and tagged , , , , . Bookmark the permalink.