pica goes to korea – day 4 – 06 november 2013

This slideshow requires JavaScript.

pagi ini cuaca kurang bersahabat, langit berwarna kelabu, sedikit mengkhawatirkan kami yang akan melakukan kegiatan ruang terbuka ( outdoor ) di sejumlah tempat wisata di seputaran gyeongbokgung dan gwanghwamun, namun kami harus segera bergerak, sejumlah jadwal kegiatan sudah menunggu kami.

destinasi pertama hari ini adalah harus tiba di pelataran depan gyeongbokgung sebelum pukul 10:00 pagi waktu korea untuk mengikuti upacara pergantian penjaga, jadi kami bergegas menuju stasiun anguk untuk menaiki kereta bawah tanah dan keluar di stasiun gyeongbokgung yang berlokasi tepat di sisi barat istana tradisional tersebut.
dalam perjalanan ke stasiun anguk, kami berjumpa dengan sebuah truk yang bermuatan beberapa unit kia all new picanto. kami berhenti sejenak mengamati unit kia all new picanto baru tersebut diturunkan dari truk, bisa dibilang cukup efisien karena semua prosesnya cukup dilakukan oleh satu orang saja yaitu sang pengemudi truk tersebut.
begitu tiba di stasiun gyeongbokgung, giliran krisna ( pica 0429 ) yang kurang mujur sewaktu tap kartu t-money di exit gate-nya, jadi mengalami error. syukur kami bisa menemukan petugas stasiun dan segera membantu me-reset kartu t-money tersebut.

kami tiba di pelataran depan gyeongbokgung sesaat sebelum upacara pergantian penjaga berlangsung, kami mengambil posisi di tengah pelataran agar bisa lebih leluasa melihat ke beberapa penjuru.
upacara pergantian penjaga ini adalah atraksi turisme yang diadakan di beberapa istana tradisional yang ada di kota seoul termasuk gyeongbokgung. dalam satu hari dijadwalkan dilakukan beberapa kali upacara pergantian penjaga pada jam-jam tertentu, dan sejauh ini atraksi tersebut bisa dibilang sangat diminati oleh para turis yang berkunjung di kota seoul, termasuk kami.

setelah itu rombongan pica goes to korea ( pgk ) bergeser ke sisi timur gyeongbokgung untuk menuju pos penjagaan kompleks kepresidenan yang dikenal dengan nama cheong wa dae atau blue house.
tujuan kami kesana adalah untuk mengikuti cheong wa dae tour, yaitu tour meninjau lingkungan kompleks kepresidenan korea selatan dengan izin khusus.
dari rombongan pica goes to korea, yang mengikuti cheong wa dae tour ini hanya tiga orang yaitu arwan ( pica 0004 ), rosdiana ( pica 0178 ) dan lina ( pica 0202 ), oleh karena itu, selama tour berlangsung, tiga orang anggota rombongan pgk lainnya menunggu sambil bersantai di sebuah coffee shop di samping kiri gyeongbokgung.
penjagaan dan pemeriksaan di kawasan kompleks kepresidenan sangat ketat, beberapa kali kami diperiksa dan harus menitipkan semua barang bawaan sebelum memasuki kompleks kepresidenan tersebut.
selama tour berlangsung, dengan dipandu oleh protokol kepresidenan, para peserta diajak berkeliling kompleks kepresidenan yang luas dan asri tersebut, mengamati sejumlah gedung dan area sekitar, diberi informasi mengenai kegunaan dan arti tempat-tempat tersebut dan lain-lain.
usai mengikuti cheong wa dae tour, rombongan pgk kembali berkumpul dan menuju sebuah rumah makan untuk makan siang.

setelah perut kenyang, rombongan pgk kembali ke pelataran depan gyeongbokgung, tujuannya untuk membeli tiket dan memasuki bagian dalam istana tradisional tersebut.
di dalam kawasan tersebut, rombongan sempat mengamati dari dekat sejumlah bangunan, seperti geunjeong-jeon, dimana singgasana kaisar ditempatkan, gangnyeong-jeon, yang merupakan bangunan pribadi kaisar, kemudian berlanjut menuju gyeonghoe-ru pavilion, sebuah bangunan 2 lantai yang dikelilingi air dan tidak ketinggalan juga ke hyangwonjeong, sebuah pavilion kecil 2 lantai berbentuk heksagonal yang dikelilingi air.
pemandangan indah pepohonan dengan daun yang berwarna-warni khas musim gugur mengiringi langkah kaki kami mengitari area istana tersebut.

setelah puas berkeliling gyeongbokgung, destinasi selanjutnya adalah menuju gwanghwamun square, tetapi hujan yang turun senja hari itu membuat kami terpaksa mengurungkan niat tersebut.
setelah menunggu hampir 30 menit dan nampaknya hujan belum berniat untuk berhenti, kami membatalkan rencana ke gwanghwamun square dan menuju ke destinasi selanjutnya yaitu ke insadong.
syukurlah, setiba di stasiun anguk exit insadong, hujan deras telah berhenti, hanya sesekali gerimis ringan.

di insadong, kami menyusuri jalanan yang kanan-kirinya dipenuhi toko yang berjualan barang-barang seni dan pernik-pernik souvenir. sejumlah bangunan kafe dan resto juga ada di sepanjang jalan di kawasan insadong tersebut.
disana kami menggunakan kesempatan untuk membeli sejumlah souvenir yang akan kami bawa ke jakarta untuk oleh-oleh dan mencicipi sejumlah kudapan atau street food khas yang dijual disana.

di insadong, tepatnya di gallery sang 157 lantai 3, kami menuju kantor perwakilan pengelola nami island untuk membeli tiket shuttle bus menuju nami island, tetapi sayang sekali, ternyata tiket shuttle bus sudah fully booked sampai hari rabu minggu selanjutnya. karena kehabisan tiket shuttle bus tersebut, kami gunakan opsi alternatif yaitu menggunakan transportasi kereta api untuk menuju nami island.

puas berkeliling insadong, kami kembali ke penginapan setelah sebelumnya makan malam di sebuah rumah makan tidak jauh dari penginapan.
khusus untuk jhony ( pica 0118 ), tidak lama setelah tiba di penginapan, mengambil catatan titipan dan kembali lagi ke insadong dengan tujuan untuk membeli sejumlah titipan keperluan kosmetik untuk koleganya, karena kebetulan di insadong ada toko yang menjual barang yang diperlukan tersebut.

note:
foto-foto dan komentar lainnya di facebook :
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10152054700782948.1073741854.641867947&type=1&l=7cc764e9a7

gyeongbokgung
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lat=37.5798227&lon=126.9770461&z=16&l=0&m=b&search=gyeongbokgung
maps.google.com : 37.5798227,126.9770461
http://en.wikipedia.org/wiki/Gyeongbokgung

cheong wa dae or blue house
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lang=en&lat=37.586675&lon=126.976276&z=16&m=b&search=cheongwadae
maps.google.com : 37.586427,126.974777

insadong
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lat=37.5715386&lon=126.9860315&z=16&l=0&m=b&search=insadong
maps.google.com : 37.5715386,126.9860315
http://en.wikipedia.org/wiki/Insadong

This entry was posted in Kia, Otomotif, PiCA Goes To Korea, Picanto Club Indonesia ( PiCA ) and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to pica goes to korea – day 4 – 06 november 2013

  1. jhony says:

    hari keempat ini, Krisna kena batunya karena pas hari kedua nertawain mbak ros… dia yang terjebak dan kena jepret paparazzi PGK deh.. ahahha.. tapi begitu keluar dari stasiun subway, langsung jurus tebar pesona dilakukan kepada 3 cewe Jepang yang lagi sibuk foto2 (kebetulan saya saksi matanya, yg lain pada ga tau)..

    Istananya gede banget, cape juga ngelilinginnya… tapi pemandangannya yahud, terutama karena musim gugur, jadi lebih indah… sayang um dok dan saya jadi batal mengunjungi istana presiden karena masalah teknis. Tapi at least, ga usa jadi galau karena kalah jalan dari nenek2 dan kakek2 di istana chong wa dae ya (ngelirik bertiga yang ke istana itu).

    kejadian lucu lainnya, hari keempat ini kami bertiga (um dok, um krisna dan saya) waktu itu lagi duduk2 di cafe, tiba2 kog melihat org2 korea pada bawa payung dan jalan santai…. ternyata tiba2 hujan dan kami terkejut2…. ternyata dikorea orang2 kebiasaan sebelum keluar pagi2 itu selalu melihat ramalan cuaca (yang biasanya tepat) sehingga seharian mereka sudah siap sedia….
    karena kejadian ini, kami hari2 selanjutnya kalau keluar pagi2 selalu cek prakiraan cuaca dulu.. Lesson learnt.

  2. jhony says:

    waktu pemeriksaan mau ke istana chong wa dae, semua isi kantong um arwan (celananya banyak banget kantongnya) jadi bisa dibayangin semua isi kantongnya (yang semuanya berisi) dikeluarkan satu2 dan ditanyain satu2… wkwkwkw kebayang deh… sudah itu kejadian um arwan panik lagi karena kehilangan kunci kamar….. wkwkkwkw akhirnya ketemu sih kuncinya…

    • Rosdiana Rasdalima says:

      Pemeriksaan Masuk Istana memang cukup ketat….pada saat kami mau memasuki gerbang (naik Bus) di pos penjaga supir bus hampir tidak boleh masuk karena tidak tampak pegawai istana yg duduk di belakang, barulah bus boleh masuk setelah pegawai istana maju ke depan, kalo di pikir bus ini kan sering wara-wiri masuk istana ya….

      Kantong Celana Doraemon ala Um Arwan diperiksa semua…dan pegawai nya sampai senyum2 gitu lihat perabotan lenong Um Arwan keluar semua…hehehe

      Pemeriksaan yang ketat tidak membolehkan membawa Video termasuk Banner PGK….hik…hik… gak bisa narsis dech…

      • amzas says:

        padahal sengaja bawa perabotan lenong supaya siap jika diperlukan, ternyata kudu ditinggal semua ya, hehehe… tapi emang ga abis-abis ya ngeluarin isi kantongnya, hehehe…

    • amzas says:

      hehehe…

  3. jhony says:

    terus itu ada es krim yang dimasukin ke kerupuk yang panjangnya, bentuknya kayak gading gajah, um dok, mbak ros, mbak lina dan saya nyobain nih es krim…. ehhhhh ketipu karena bagian tengahnya kosong ga ada es krimnya…. es krimnya rasa vanilla, mirip es krim yg dijual di McD…

    • Rosdiana Rasdalima says:

      Padahal Habis Hujan…Dingin Pula, tapi tidak mengurangi minat kami tuk mencicipi Es krim yg antri, tadinya saya pikir masuk ke dalam setelah bayar di kasir tidak panjang, gak tahu nya panjang dan lama untuk bisa mendapatkan es tersebut…..sampai2 Um Dok tanya “kok lama di dalam” Hehehe

    • amzas says:

      biar dingin tetap makan es krim ya, demi nyobain street food-nya orang korea, hehehe…

  4. jhony says:

    di gyeonbokgung juga ada kejadian dimana karena gedenya tuh istana, dan dinginnya cuaca, ada satu peserta PGK (nama disensor-red) yang kebelet pipis sampai kameranya ditinggal dan berlari dalam hujan menuju toilet yang jauhnya ampun2an…. konon cerita hampir ga selamat tuh celana… LOL

Comments are closed.