pica goes to korea – day 3 – 05 november 2013

This slideshow requires JavaScript.

lebih kurang pukul 07:00 pagi waktu korea, kami sudah bersiap-siap, lalu makan pagi dengan nasi instan dan goreng telur yang mentahnya telah dibeli di malam sebelumnya, dan tidak lupa dengan lauk teri kacang yang jumlahnya segunung yang dibawa oleh rosdiana ( pica 0178 ) dan lina ( pica 0202 ) dari jakarta. di hari-hari selanjutnya, makan pagi dengan default menu nasi instan, goreng telur dan teri kacang menjadi andalan kami selama di seoul.

setelah makan pagi di penginapan, rombongan pica goes to korea ( pgk ) bergegas menuju ke destinasi pertama hari ini, yaitu berkunjung ke kantor pusat kia motors corporation.

untuk menghindari kemacetan pagi hari kerja, kami menggunakan transportasi subway, berangkat dari stasiun anguk yang lokasinya tidak terlalu jauh dari penginapan, menuju stasiun yangjae, kemudian dilanjutkan dengan menumpang taxi menuju kantor pusat kia motors corporation di kawasan seocho-gu, seoul.

di stasiun anguk, kami membeli kartu t-money dan melakukan top-up sejumlah won saldonya untuk kami gunakan sebagai alat pembayaran transportasi selama berada di seoul.
berhubung belum familiar dengan penggunaan kartu dalam bertransportasi, beberapa diantara kami sedikit kikuk sewaktu tap kartu t-money di gate subway, seperti yang dialami oleh rosdiana ( pica 0178 ), sehingga mengalami error dan terpaksa harus membeli single journey card karena kami tidak menemukan petugas yang bisa dimintai tolong untuk me-reset kartu t-money.
syukurlah ada seorang pemuda yang sigap membantu memandu rosdiana sewaktu membeli single journey cardnya, karena kebetulan hanya rosdiana yang tertinggal di luar gate subway sehingga rekan-rekan lainnya hanya bisa memandu dari kejauhan.

sesampai di kantor pusat kia motors corporation, kami bertemu dengan wakil dari kia motors corporation dan sempat berkeliling di area lobby dan display dimana sejumlah model kendaraan kia dipajang, seperti kia quoris ( k9 ) sebagai tipe premium sedan dari kia dan sebuah kia soul berwarna kuning dengan tampilan sporty. dan dengan izin khusus dari pihak terkait kami pun diperkenankan berfoto bersama di sekitar area lobby tersebut.
akhirnya tercapai juga harapan kami sebagai penggemar sekaligus pengguna kendaraan kia, bisa berkunjung ke kantor pusat merk kia tersebut berada dan sekaligus bisa mendapat kesempatan berkunjung ke fasilitas produksinya untuk mengamati secara langsung bagaimana kia picanto kami diproduksi mulai dari lempengan panel baja hingga menjadi unit kendaraan yang siap digunakan sehari-hari.

usai makan siang, kami meninggalkan kantor pusat kia motors corporation untuk menuju destinasi selanjutnya yaitu bongeunsa di kawasan gangnam, seoul.
dalam perjalanan menuju bongeunsa, kami sempat menelusuri jalanan di kawasan gangnam. sambil berjalan kaki di jalur pedestrian yang lebar, kami bisa mengamati keramaian lalulintas dan pergerakan manusia di kawasan tersebut.
sambil beristirahat minum kopi di sebuah kafe di tepi jalan, kami amati lalulintas cukup ramai di kawasan tersebut, tetapi suasananya relatif tidak berisik, hal tersebut yang menjadi perhatian kami, bahkan krisna ( pica 0429 ) sempat berujar ‘sepertinya saya belum mendengar suara klakson mobil sejak kemarin tiba disini, hehehe…’.

rombongan pica goes to korea ( pgk ) tiba di bongeunsa menjelang pukul 15:00 sore. suasana di sekitar kompleks tersebut tidak terlalu ramai, terlihat sejumlah orang sedang beribadah.
suasananya sangat tenang dengan pemandangan pepohonan sekitar yang indah berwarna-warni daunnya, begitupun dengan adanya sejumlah bangunan peribadatan yang terlihat sangat terawat. dan kontras sekali dengan suasana di luar kompleks, dimana gedung-gedung pencakar langit ada di kiri-kanan, seperti misalnya kompleks perkantoran dan coex mall ada di seberang bongeunsa.
mengingat bongeunsa adalah tempat peribadatan, sebelum memasuki kompleks kami menanyakan informasi lebih dahulu di bilik informasi, seorang ibu yang sedang bertugas dengan ramah mempersilakan kami untuk memasuki kompleks tersebut dan diizinkan untuk mengambil foto disana.
percakapan kami yang berbahasa indonesia, nampaknya menarik perhatian seorang penduduk lokal yang bernama mr jason, yang kemudian saling bertegur sapa dengan kami. ternyata beliau adalah seorang penduduk lokal yang bekerja di perkantoran dekat dengan bongeunsa, dan pernah 3 tahun lamanya bekerja di indonesia, jadi beliau cukup mengerti dengan percakapan kami.
menjelang senja, kami meninggalkan bongeunsa untuk menuju n seoul tower dan mr jason memandu kami menuju stasiun kereta bawah tanah terdekat yaitu stasiun samseong.
sambil menuju stasiun tersebut, mr jason menunjukkan kami sebuah lokasi yang dihiasi dengan berbagai macam bunga di depan pintu timur coex mall. kami berpisah dengan mr jason di stasiun samseong dan melanjutkan perjalanan ke stasiun chungmuro.

keluar dari stasiun chungmuro, kami melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju myeongdong, kemudian menyeberang untuk melintasi jalan di samping kanan pacific hotel menuju stasiun kereta kabel ( namsan cable car ) yang mempersingkat perjalanan menuju n seoul tower.
ternyata lintasan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kami, karena jalurnya yang terus menanjak, bahkan ada beberapa bagian jalan yang terbilang curam tanjakannya. jika dengan mobil bisa menggunakan gigi transmisi satu, untuk kami yang berjalan kaki, ibaratnya bahkan harus menggunakan gigi transmisi setengah karena curamnya tanjakan, dan kami tidak menduga akan melewati tanjakan seperti itu. saking terengah-engahnya, bahkan kami sampai berpeluh keringat walaupun suhu sekitar terhitung sangat sejuk cenderung dingin.
akhirnya sampai juga kami di platform bawah namsan cable car tersebut, segera membeli tiket pergi-pulang dan mengantri menunggu giliran naik. syukurlah ternyata satu kabin kereta kabel bisa menampung cukup banyak penumpang, jadi tidak terlalu kami menunggu di antrian. lama perjalanan ke atas lebih kurang 5 menit, akhirnya kami sampai di platform atas namsan cable car, di bagian bawah namsan park, tempat n seoul tower berada.

setelah makan malam di foodcourt teras bawah n seoul tower, tujuan pertama kami adalah segera menuju observatory deck, yaitu lantai tertinggi kedua di tower tersebut, dimana kami bisa memandang 360′ kota seoul dalam kilauan cahaya malam.
sejauh mata memandang, kota seoul di waktu malam terlihat sangat indah, pendaran cahaya disana-sini berpadu dengan terangnya langit kota seoul malam itu.
puas melihat pemandangan kota seoul di waktu malam, kami turun kembali ke teras bawah menuju lokasi gembok cinta ( lock of love ), demikian para pengunjung menamai bagian teras bawah tower tempat dipasangnya gembok dengan berbagai tulisan yang disertakannya.
bangku-bangku di sekitar lokasi gembok cinta berbentuk unik, yaitu berbentuk miring menurun di bagian tengahnya, sehingga bila kita duduk di bangku tersebut, mau tidak mau akan berdempetan di tengah.
nampaknya sang pengelola berusaha mengkondisikan n seoul tower tersebut sebagai tempat yang romantis, dan nampaknya strategi tersebut berhasil, terbukti dengan begitu banyaknya gembok yang terpasang dan banyaknya pasangan muda mudi yang berkunjung di tempat tersebut.

karena berada di ketinggian, ditambah dengan makin kencangnya tiupan angin, makin malam suhu makin terasa dingin menusuk tulang, dan memaksa kami untuk segera meninggalkan n seoul tower.
kami bergegas kembali ke platform atas namsan cable car, antri dan naik kereta kabel untuk sampai di platform bawah.
sewaktu melihat-lihat platform bawah namsan cable car, kami menjumpai namsan orumi, nama dari sebuah lift berbidang miring ( slanted elevator ) yang menghubungkan platform bawah namsan cable car dengan pintu masuk terowongan namsan 3 ( namsan tunnel 3 ), kami pun menggunakan namsan orumi tersebut.
dari pintu masuk namsan tunnel 3 tersebut, memang sedikit lebih jauh untuk menuju stasiun myeongdong bila dibandingkan bila melewati jalur samping kanan pacific hotel tadi, tapi jalur jalannya jauh lebih landai, seandainya kami menemukannya tadi sore, tentunya tidak perlu sampai harus menggunakan gigi transmisi setengah untuk menuju namsan cable car, hehehe…

karena sangat penat, kami tidak mampir di kawasan myeongdong malam itu, langsung menuju stasiun myeongdong untuk kembali ke penginapan, dan begitu sampai di penginapan, hal pertama yang langsung dilakukan oleh beberapa anggota rombongan termasuk penulis adalah segera membersihkan tubuh dan menempelkan koyo cabe di pergelangan kaki.

another full day namun mengesankan…

note:
foto-foto dan komentar lainnya di facebook :
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10152053887407948.1073741853.641867947&type=1&l=91a3fffdab

kia motors corporation headquarter
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lat=37.4645078&lon=127.0426476&z=18&l=0&m=b
maps.google.com : 37.4645078,127.0426476

info lain mengenai kia motors corporation :
http://www.kia.com
http://www.kiamotors.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Kia_Motors

bongeunsa
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lang=en&lat=37.515138&lon=127.057250&z=16&m=b&show=/57537/Bongeunsa
maps.google.com : 37.515347,127.057475

namsan cable car
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lang=en&lat=37.556652&lon=126.983998&z=18&m=b
maps.google.com : 37.556613, 126.984052

n seoul tower
wikimapia.org :
http://wikimapia.org/#lang=en&lat=37.551399&lon=126.988086&z=18&m=b
maps.google.com : 37.551403, 126.988045

This entry was posted in Kia, Otomotif, PiCA Goes To Korea, Picanto Club Indonesia ( PiCA ) and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to pica goes to korea – day 3 – 05 november 2013

  1. Rosdiana Rasdalima says:

    T-Money oh T-Money telah membuat diriku terjebak dalam situasi Panic.com ber-ulang-ulang…….Syukur Akhirnya berhasil melewati gate way subway….kalau tidak bisa nangis bombay nich….hehehe

  2. jhony says:

    mbak ros sempat panik banget nih… sampe jalan sana jalan sini… akhirnya dibantuin sama orang lokal, problem solved….

    di hari kedua ini pengalaman pertama order makanan restoran, yg biasanya ada contoh makanan yg bisa kita lihat… nah kami semua mengira makanan yg disajikan porsinya akan berkurang (seperti yg sering dialami di Indo), ternyata ngga bo… makanannya seperti yg ada di contoh, akibatnya bisa ditebak, makanan ada yg ngga sanggup habisin… untuk trade in makanannya berhasil ya….

    terus kami belajar bagaimana budaya disiplin orang korea sudah terbentuk dari kecil, disini semua yang sudah selesai makan akan otomatis membawa piring kosong beserta nampannya kembali ke counter yang menjual… rapi dan teratur.

    Juaranya jalan2 hari ini adalah um dokter, dimana dalam perjalan menuju ke N Tower Seoul, beliau berhasil menaklukkan jalanan menanjak yang oleh yang muda aja sudah keringatan dan ngos2an… bravo um dok….

    Di N Tower, Um Krisna berhasil TP2nya, ada cewe jepang yang sudah deket… terus ada juga cewe korea yang dadah2an dengan um krisna saat sedang foto, yang mencengangkan, tuh cewe lagi jalan bareng cowonya lho…. Um Krisna emang yahud peletnya…

Comments are closed.